Categories
Oto

Mobil Jarang Dipakai Saat WFH? Perhatikan Aki Mobil

Banyak kendaraan pribadi yang terpaksa dianggurkan begitu saja selama WFH atau Kerja dari Rumah. Di satu sisi, hal itu sangat bagus untuk penghematan bahan bakar kendaraan. Namun, kondisi mesin kendaraan menjadi riskan, terutama mobil yang sangat jarang atau bahkan tidak pernah dipakai selama WFH. Salah satu komponen penting yang wajib diperhatikan adalah aki mobil. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa tips merawat aki mobil yang jarang digunakan.

Hai, Mau Tau Cicilan Kredit Honda Brio? Cek Di https://hondaoutsidejava.co.id/credit Guys!

Rutin Memanaskan Mesin Kendaraan

Performa aki mobil masih dapat dijaga meskipun mobil jarang dikendarai. Caranya adalah dengan rutin memanaskan mesin mobil. Pasokan daya pada komponen kelistrikan mobil akan selalu aman jika mesin rutin dipanaskan. Jadi, rutinlah memanaskan mesin mobil setiap hari meskipun tidak akan digunakan.

Memeriksa Kabel Terminal Aki

Cek kondisi terminal aki secara rutin. Pasalnya, komponen ini sangat penting untuk menghubungkan arus kelistrikan. Dikhawatirkan sambungan terminal aki akan longgar sehingga pengisian menjadi kurang optimal. Komponen kelistrikan pun akan kurang stabil akibat sambungan kabel yang kendor. Pastikan Anda memperbaiki atau mengganti kabel terminal aki yang kendor.

Membersihkan Korosi

Adanya korosi dalam aki mobil juga menimbulkan risiko berbahaya. Arus daya dapat terganggu akibat sambungan aki atau kutub yang tertutupi korosi. Cara membersihkan korosi ini sangat mudah, siramlah dengan air panas kemudian sikat sampai bersih.

Baca Juga: Tips Membersihkan Mesin Mobil https://hondaoutsidejava.co.id/info-terkini/ingin-servis-dan-bersihkan-ruang-mesin-mobil-ini-tips-dari-b

Mengecek Ketinggian Air Aki

Anda harus sering megecek ketinggian air aki apakah sudah sesuai standar. Penyimpanan daya tidak akan maksimal jika ketinggian air masih di bawah standar. Komponen kelistrikan di mobil Anda juga bisa terganggu akibat volume air yang terlalu sedikit. Namun, harus diingat bahwa air hanya dapat ditambahkan pada jenis aki hybrid dan aki basah.

Meskipun Anda hampir tidak pernah menggunakan mobil selama masa WFH, jangan sampai perawatannya terlupakan. Selain tetap dicuci teratur, kondisi mesin kendaraan Anda akan awet jika performanya terus dijaga sesuai dengan metode yang tepat. Maka dari itu, aki mobil sebagai salah satu komponen penting mesti rutin dicek.

Categories
Properti

HARGA DAN TIPE PERUMAHAN DI BEKASI TIMUR

Baca: Perumahan Bekasi Timur

Kota Bekasi merupakan salah satu kota yang terletak di Jawa Barat. Kota metropolitan yang berdekatan dengan Jakarta ini merupakan salah satu kota dengan ekonomi yang berkembang pesat. Banyak pendatang baru dari wilayah lain yang menjadikan kota Bekasi sebagai tujuannya untuk bekerja atau memulai suatu usaha. Sebagai kota yang dipenuhi oleh kegiatan perindustrian menjadikan kota Bekasi memiliki jumlah penduduk yang terus meningkat signifikan dari waktu ke waktu. Lengkapnya fasilitas sarana dan prasarana serta akses masuk yang mudah membuat para investor menjadikan Bekasi sebagai sasaran yang empuk untuk membangun properti.

Salah satu kecamatan dengan kenaikan harga properti yang terus meningkat adalah kecamatan Bekasi Timur. Sebagai kecamatan yang lokasinya terjauh dari DKI Jakarta membuat kecamatan Bekasi Timur kurang dilirik investor. Tetapi  sekarang karena pembangunan fasilitas yang terus dilakukan serta akses yang semakin mudah membuat Bekasi Timur menjadi perebutan para developer. Properti menjanjikan yang banyak dibangun adalah tempat tinggal atau rumah. Karena ketika datang ke suatu tempat hal pertama yang dipikirkan adalah tempat tinggal. Bekasi timur memiliki bermacam-macam tipe perumahan dari rumah yang bersubsidi hingga perumahan yang elit. Untuk anda yang ingin tinggal di Bekasi Timur berikut perumahan rekomendasi dengan harga dan tipe rumahnya:

Grand surya estate

Berlokasi di Jl. Baru Underpass No.9, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Tipe Rumah:

  1. Collins: Luas Bangunan 60m2, Luas Tanah 72m2, dengan harga Rp.972.180.610
  2. Bourke: Luas Bangunan 73m2, Luas Tanah 84m2, dengan harga Rp.1.195.794.355
  3. Arden: Luas Bangunan 87m2, Luas Tanah 96m2, dengan harga Rp.1.369.486.466

Untuk informasi lebih lanjut tentang Grand Surya Estate, Anda dapat mengunjungi website https://www.grandsuryaestate.co.id/

Categories
Bisnis

3 Bahaya Debu Bagi Rak Minimarket Stainless Steel

Perawatan untuk rak minimarket berbahan stainless ini sangat penting. Dengan perawatan yang dilakukan ini, pastinya rak pada minimarket tetap terlihat bersih dan juga tidak mudah rusak. Terutama debu yang pastinya sangat mengganggu. Rak minimarket berfungsi untuk mendisplay berbagai produk barang yang akan dijual kepada konsumen. Tentunya dengan banyaknya debu yang melekat pada rak minimarket tersebut, tentu akan membuat barang-barang yang ada di dalamnya pun ikut berdebu sehingga membuat para pengunjung enggan untuk mengambil produk yang dibutuhkan dan memilih untuk beralih ke tempat lainnya untuk mendapatkan barang yang lebih bagus dan bersih.

Maka dari itu, perawatan dan membersihkan rak minimarket sangat penting dan harus dilakukan sesering mungkin, setidaknya dua kali dalam seminggu. Dan yang lebih bahayanya lagi, debu-debu yang melekat pada stainless ini tentu akan lebih membahayakan. Dimana stainless bisa dikatakan besi daur ulang yang bisa menimbulkan bahaya baik bagi yang berada di lingkungan tersebut juga bagi rak stainless itu sendiri. Berikut ini ada 3 bahaya debu bagi rak minimarket stainless steel yang perlu anda ketahui.

  1. Dengan menumpuknya debu-debu pada rak minimarket stainless steel tentunya akan membuat penampilan rak minimarket tersebut menjadi tidak higienis, karena stainles yang merupakan bahan pembuat dari rak tersebut menjadi kusam.
  2. Semakin tebal debu yang menempel di rak minimarket tentu memberikan nilai estetika dari minimarket tersebut menjadi berkurang dan terkesan tidak pernah dilakukan pembersihan serta perawatan.
  3. Dan terakhir, jika debu yang terlalu banyak itu akan membahayakan bagi rak minimarket itu sendiri karena akan banyak terpapar kuman, sehingga bagi pengunjung tentu tidak aman ketika berbelanja.